Perdebatan abadi anak motor: Tim Kopling vs Tim Tinggal Gas. Kalau konteksnya untuk harian di kota yang padat (seperti Semarang atau Jakarta), mari kita bicara realistis.

Motor Manual/Kopling: Memang laki banget. Engine brake-nya mantap, enak buat turunan curam atau tanjakan tajam. Biaya perawatan biasanya lebih murah karena nggak ada CVT yang rewel. Tapi… kalau kena macet di lampu merah atau tanjakan pas jam pulang kerja? Tangan kiri rasanya mau copot nahan kopling.

Motor Matic: Raja jalanan kota. Tinggal gas, rem, selap-selip. Bagasi luas (bisa masuk helm atau jas hujan), kaki nggak pegal oper gigi. Minusnya? Kalau di turunan panjang harus hati-hati rem blong, dan biaya servis CVT yang lumayan kalau jajan roller/v-belt.

Pemenangnya? Untuk kuliah dan aktivitas harian menembus macet, Matic adalah pilihan rasional. Simpan motor koplingmu untuk sunmori atau touring akhir pekan saja. Sayangi tangan kirimu!

Kategori: Otomotif