Bosan dengan cerita anime Isekai standar di mana tokoh utamanya adalah pahlawan lemah yang harus berlatih keras untuk menyelamatkan dunia? Kalau iya, kamu wajib nonton Overlord.

Di sini, kita tidak diajak membela kebenaran, tapi diajak melihat bagaimana rasanya menjadi “Bos Terakhir” alias Villain.

Sinopsis Singkat Cerita dimulai saat game DMMORPG populer bernama “Yggdrasil” akan ditutup servernya. Momonga, seorang player veteran dengan avatar tengkorak (Elder Lich), memutuskan untuk tetap login sampai detik terakhir. Namun, saat jam menunjukkan pukul 00:00, dia tidak log out. Malahan, NPC (karakter buatan) di markasnya menjadi hidup dan punya kepribadian sendiri.

Apa yang Bikin Seru?

  1. Tokoh Utama yang “Overpowered” (OP): Momonga mengganti namanya menjadi Ainz Ooal Gown. Dia sudah ada di level maksimal (Level 100) dengan item-item kelas dewa. Sangat memuaskan melihat dia menjentikkan jari dan musuh langsung kalah. Tidak ada drama “kekuatan persahabatan” di sini, yang ada hanyalah dominasi mutlak.
  2. Komedi Kesalahpahaman: Ini daya tarik utamanya. Para bawahan Ainz (seperti Albedo dan Demiurge) mengira Ainz adalah dewa jenius yang punya rencana 10.000 tahun ke depan. Padahal aslinya? Ainz cuma pegawai kantoran biasa yang sedang improvisasi dan panik dalam hati. Momen “Sasuga Ainz-sama!” (Seperti yang diharapkan dari Tuan Ainz!) selalu sukses bikin ketawa.
  3. World Building yang Luas: Dunia Overlord sangat detail. Kita diajak melihat intrik politik antar kerajaan, strategi perang, dan bagaimana Ainz perlahan-lahan menguasai dunia baru tersebut demi mencari teman-temannya yang mungkin juga terjebak.

Kesimpulan: Overlord adalah tontonan wajib buat kamu yang suka Dark Fantasy, strategi, dan karakter anti-hero yang karismatik.